Kamis, 11 Juli 2013

Pengemis Vs Pedagang Asongan

Posted by serlysworld on 18.00 with 2 comments
       
           


             Beberapa minggu lalu aku lagi liburan ke malang naik kereta ekonomi dengan kakak sepupuku. Didalam kereta pun kita ketemu banyak orang dengan latar belakang berbeda. termasuk pengemis dan pedagang asongan. melihat pedagang asongan berkeliling dengan membawa dagangannya ke sana kemari dang ciri khas suaranya saat menawarkan,sangat iba rasanya melihat mereka. dan banyak pertanyaan yang muncul di benakku. jam berapa mereka berangkat?jam berepa mereka pulang?bagaimana keluarga mereka saat mereka tinggal berjualan?dan yang paling jadi penasaran itu apakah mereka lebih banyak dapat untung atau dapat rugi?dan apakah untung mereka cukup untuk kehidupan sehari-hari?

              Mungkin kalau aku tanya sediri ke mereka jawabnya. cukup ga cukup ya di cukup-cukupin mbak mau gimana lagi dari pada cuma minta-minta. nah kalau dari tafsiranku mereka mungkin dapet untung skitar 10% dari total penjualannya,  misal total semua Rp 100.000 mereka dapetnya Rp10.000,itu pun kalau laku semua, kalau engga ga tau deh gimana besoknya nyari modal buat jualannya.

               Lalu aku melihat pengemis yang berjalan di kereta sambil bawa kantong plastik dengan penmpilan yang sangat membuat orang tak tega kalau tidak memberinya uang. kalau aku sih mikirnya enak banget pengemis itu ga susah payah bawa dagangan sana sini nawarin sana sini sudah pasti dapat uang. bayangin kalu di kereta ada 100 dan masing2 orang memberi mereka Rp 500 mereka udah dapat Rp 50.000 tanpa harus susah payah nawarin dagangan dan berpikir bagaimana modal buat besok. modal mereka cukup wajah iba dan baju compang camping.

                 Hal itu kontras baget dengan pedagang asongan.rasanya ini sangat tidak adil bagi pedagang asongan.harusnya didalam kereta itu di strerilkan dari pengemis dan pengamen bukan pedagang asongan. kalau pedagan songan di sterilkan dari kereta mereka mau cari makan kemana? kalau pengemis sih enak masi bisa nyari tempat lain selain kereta kan kerja mereka tinggal mendahkan tangan ke semua orang. lah kalo pedagang asongan dari kereta mau nyari tempat kemana? kalau cuma di stasiun sih juga ga jamin mereka bisa dapat untung banyak..
Gimana menurut kalian tentang hal ini???

2 komentar: