Sabtu, 10 Oktober 2020

Its okay, Happy world mental day.

Posted by serlysworld on 08.12 with No comments

 

its been a long time, ak gak pernah berkunjung ke blog ini lagi.  Hari ini kebetulan hari kesehatan mental dunia (10 Oktober 2020), mau share tulisan yg 1.5th terpendam di hardisk. Hahaha gak sadar pernah nulis begini, sumber2 teorinya lupa naruh dimana jadi ya gak bisa nyantumin di referensi.

“cara deactive ig bagaimana ya?”

“ak bosen liat stories orang isinya itu saja”

“kenapa mereka hidupnya enak ya, ak jadi pingin deh”

“ak pingin liburan juga kayag mereka, ak pingin kerja santai2 juga kayag mereka”

“orang ini ngeluh terus , knpa ngeluhnya di bagi bagi di medsos sih?”

“kenapa orang2 sharenya ga penting semua sih”

Kalimat – kalimat tersebut sering sekali ada di fikiran beberapa dari kita. Sehingga, kita tanpa sadar menyalahkan orang lain atau media lain karena keresahan ini. Hal ini sangat wajar terjadi di masyarakat. Keresahan ini sebenarnya timbul dari diri kita sendiri, ada yang salah dalam diri kita.

Dalam sebuah kajian dr Anna menyebutkan Dalam dunia kesehatan ada satu singkatan unik CERDIK(Cek kesesatan rutin, Enyah asap rokok, Rutin Aktivitas fisik, Diet sehat secara berkala, Istirahat cukup 6-8 jam, Kelola Stress).  Kita tidak akan membahas semua aspek tersebut disini akan kita bahas ttg kelola stess. Menurut kbbi stress adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar; ketegangan. Stress sangat wajar terjadi namun menjadi tidak wajar apabila terjadi secara terus menerus dan tidak dikelola dapat menimbulkan depresi. Depresi itu apa sih???

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa UGM menyebutkan depresi adalah Depresi adalah gangguan psikologis yang paling umum ditemui. Depresi sangat normal terjadi untk merespon hal2 yang sedih, seperti kehilangan keluarga, kehilangan barang yang dicantai dll. Namun, Depresi menjadi abnormal apabila intensitasnya sangat tinggi dan berlangsung terus menerus. Depresi abnormal ini masuk dalam salah satu penyakit mental (mental illness). Penyakit mental ini bukan hal untuk lucu2an atau guyonan belaka dan ga perlu malu juga mengakui kalua memang mental kita sedang terganggu. Mentall illness ini bisa menjadi penyakit mematikan yang sejajar dengan kanker. Dalam penelitian disebutkan Di tahun 1997, bunuh diri adalah penyebab kematian nomor tiga pada populasi usia 10 sampai 24 tahun. Pada remaja yang menderita gangguan depresi mayor, ada 7 persen yang bunuh diri di usia dewasa muda. Steinberg (2002) bahkan menyebut bahwa ada 10 persen remaja Amerika yang pernah mencoba bunuh diri setidaknya sekali dalam hidup mereka.

 Kasus bunuh diri karena depresi sangat sering terjadi dan hal ini sangat berbahaya dan perlu menjadi perhatian serius. Depresi abnormal ini menyebabkan banyak remaja di Indonesia mengatasinya dengan menggunakan narkotika.  Dalam artikel di suara.com menanggapi kasus tertangkapnya artis Jefri nichol kepala BNN Komisiaris Jenderal Polisi Heru Winarko menyebutkan  bahwa penggunaan narkotika meningkat 24-28 %

 “Hasil dari penelitian kita bahwa penyalahgunaan itu beberapa tahun lalu, milenial atau generasi muda hanya sebesar 20 persen dan sekarang meningkat 24 -28 persen itu adalah kebanyakan pengguna anak-anak dan remaja," kata Heru di The Opus Grand Ballroom At The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

 Apa sih ciri2 depresi abnormal?

Ciri – ciri depresi abnormal adalah sering berfikir berlebihan, sering merasa kawatir berlebihan (khawatir penilaian orang lain, kawatir kritikan orang tua, harga diri yang rendah, merasa tdak berharga, tidak layak bahagia, tidak bisa memiliki prestasi dll), tidak bisa menerima kondisi orang lain, merasa lelah dengan tantangan hidup.  Apabila hal itu terjadi pada kalian sebaiknya harus mulai waspada dan mencari solusi.

 

Lalu kita harus bagaimana?

 Hal yang pertama kita lakukan adalah berbicaralah dengan diri kita sendiri terima semua keadaan yang kita alami, kalua ingin menangis menangislah, ingin berteriak berteriak lah, keluarkan semua hal yg mengganjal.

 

Kedua  Karena Manusia mahluk social sangat wajar butuh teman untuk cerita. Ceritakan keluh kesahmu pilih teman kepercayaanmu untuk berbagi. Nabi Musa pun memerlukan N. Harun untuk menemani dakwahnya jadi carilah partner yang sesuai untuk berbagi cerita. Berbagi cerita bukan berate kamu seorang yang lemah tapi hal ini untuk menambah kekuatan.

 

Ketiga mari kita coba flashback kembali kemasa masa sekolah hal apa yang kita suka. Hal yang menimbulkan perasaan bahagia dan kepuasan batin ketika kita melakukanya. Misalnya puas setelah menari ya menarilah, puas setelah menulis ya menulislah, puas setelah berkebun ya berkebunlah, dan masih banyak lagi hal2 yang bisa menimbulkan kepuasan batin.


 Jadi bagaimana kesimpulanya, siapakah  yang bermasalah medsos, Instagram, orang lain atau sebenarnya kita sendiri? Silahkan mulai direnungkan  dan diperbaiki tidak ada kata terlambat menurut quote2 klasik. J

24/7/19

 

 

0 comments:

Posting Komentar